2 pasien Di RSUD Merauke dinyatakan Positif Covid-19, dalam jumpa pers setelah sample Darah diperiksa dilab Balitbangkes Jakarta

68

Alakomai.com.Merauke
Kegiatan jumpa Pers oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kab. Merauke dr.Neville Mustika,terkait perkembangan Virus Corona (Covid-19) di Wilayah Kab. Merauke dan hasil Lab Pasien yang di indikasi Covid-19 dari Balitbangkes Jakarta, bertempat di ruang Winay Lantai 3 Kantor Bupati (Posko Tim Satgas Penanganan Covid-19) Jln. Brawijaya Distrik Merauke, Kab. Merauke. Minggu (22/03).

Pada saat ini kita sama-sama ketahui dengan tersebarnya wabah Corvid 19 dan di Kab.Merauke sendiri sekarang telah melaksanakan perawatan pasien dalam pengawasan berjumlah 5 orang dan yang telah di Pastikan terjangkit Virus Corona (Covid-19) baru 2 orang yang sample darahnya sudah terkirim ke Balitbangkes Jakarta.

Setelah kita mengirimkan sample darah dari Pasien pengawasan yang di Rawat di RSUD Kab. Merauke dan informasinya untuk saat ini pasien 1 dan pasien 2 telah di pastikan positif terkena Virus Corona (Covid-19).

“Terkait hasil spesimen 2 PDP yang diperiksa di Balitbangkes, Jakarta beberapa hari lalu, keduanya dinyatakan positif Covid-19,” ujarnya.

Telah diketahui sekarang juga ada 1 orang pasien rujukan dari RSUD Bovendigoel ke RSUD Kab. Merauke,
namun masih belum tiba dan masih dalam perjalanan dari Bovendigoel menuju Merauke dengan terindikasi gejala Covid 19.

Untuk yang 2 orang pasien 1 dan pasien 2 yang sudah Positif mengidap Covid-19 sekarang sudah dilakukan perawatan di ruangan khusus di RSUD Kab. Merauke dan kondisinya masih baik.

“Kondisi kesehatan kedua pasien stabil dan mulai membaik,” katanya.

Untuk pengiriman sample darah untuk pasien rujukan yang masih terindikasi masih menunggu jadwal penerbangan pesawat Maskapai Garuda guna pengiriman sample darah ke Rumah Sakit diJakarta.

Untuk upaya pemerintah daerah guna melaksanakan pencegahan menyebarnya wabah Virus Corona (Covid-19) di Kab. Merauke segera melaksanakan penyemprotan terhadap daerah-daerah yang sangat signifikan seperti pasar dan melaksanakan karantina diri di rumah masing-masing.

Diharapkan kepada seluruh masyarakat agar bisa menjaga diri dengan pasien yang sudah terindikasi Covid-19 dan masalah ini bukan tabu namun di beritahukan agar mencegah untuk penularanya demikian.

Arjuna Wiwaha
Kabiro Papua