Muhammad Ja’far Siap berkompetisi dengan penemu Dunia diamerika dan Rusia , selamat buat ilmuwan Muda Indonesia juara dunia di Cina 2019

58


Jakarta-Alakomai.com.
Muhammad Ja’far Hasibuan Juara Pertama Tingkat Dunia Bidang Kesehatan Di China Segera Temukan Obat Virus Corona di Kompetisikan Secara Ilmiah bertarung para peneliti dan penemu Dunia Di Amerika dan Rusia

Maraknya Virus Corona menghantui Masyarakat Dunia, bahwa Muhammad Ja’far Hasibuan Putra Indonesia terbaik telah membawa nama harum Bangsa Indonesia mendapat Juara Pertama di Tingkat Dunia dalam Bidang Kesehatan di China Tahun 2019, terkait Virus Corona, menurut Muhammad Ja’far diri nya sedang mencoba membuat hasil temuannya untuk melawan Virus Corona, agar dapat segera menemukan obat Antivirus Corona (COVID-19), yakni paduan herbal Biofar, karena obat tersebut dapat digunakan sebagai obat minuman, agar daya tahan tubuh kuat serta ramuannya masih di rahasiakan,” ujar Muhammad Ja’far.

Muhammad Ja’far menjelaskan, bahwa dirinya akan melakukan uji coba dan berkompetisi di Tingkat Dunia yaitu Rusia dan Amerika, bahwa dirinya berharap ada dukungan Pemerintah dan Sponsor serta Dermawan dalam melakukan uji coba dan berkompetisi di Tingkat Dunia untuk memperkenalkan racikan ramuan Biofar herbal sebagai obat antivirus Corona baru, yang nantinya bisa di minum dalam penelitian pada manusia yang terkena penyakit Virus Corona sebagai obat untuk penyakit anti virus,” jelas Jafar.

“Team Medis  CV.Biofar Shrimp Skincare akan berusaha jika telah terbukti untuk meningkatkan daya tahan tubuh kepada Masusia, agar lebih efektif melawan dan membunuh virus lain, maka Tim akan menguji kemanjuran obat tersebut terhadap jenis COVID-19.

Muhammad Ja’far memaparkan, bahwa ramuan Herbal yang akan di rahasiakan komposisinya adalah obat antivirus baru yang  dikembangkan para Time Medis CV.Biofar Shrimp Skincare,” papar Jafar.

Muhammad Ja’far menegaskan,  bahwa informasi total kasus COVID-19 global per tanggal 10 Maret 2020 sebanyak 113.702 kasus, 80.924 kasus diantaranya dilaporkan dari Cina yang tersebar di 34 wilayah yaitu Hong Kong SAR, Macau SAR, dan Taipe dengan jumlah sekitar 83,7% dan informasi yang terhimpun dari Cina ke banyakan berasal dari Provinsi Hubei, adapun total kematian 4.012 kasus (CFR 3,5%), dan 3.140 diantaranya dilaporkan dari Cina,” tegas Ja’far.

Mengenai informasi yang dilaporkan bahwa 109 Negara di luar Negara Cina, sebanyak 32.778 kasus dengan 872 kematian di 17 Negara diantaranya yaitu Amerika Serikat, Argentina, Australia, Belanda, Filipina, Irak, Iran, Italia, Jepang, Mesir, Perancis, Republik Korea, Thailand, Spanyol, Swiss, San Marino.

Dari data diatas sungguh sangat meresahkan, namu harapannya kita yang penting tidak usah takut dan jaga kesehatan dan pola hidup sehat. Dengan bantuan Tim Medis Biofar Insya Allah agar Virus Corona segera ditemukan Obat nya dengan menggunakan bahan-bahan alami yang akan di kemukakan Ilmuwan Dunia,”ungkap Muhammad Ja’far .

“Saat ini belum boleh di publikasikan apa hasil ramuannya, karena belum tepat dengan penemuan obat corona tersebut setelah di uji kepada manusia  pasien yang terkena Virus Corona hasilnya manjur atau sembuh dan bisa di menangkan pada Kompetisi ilmuwan penemu Dunia nantinya di Amerika atau di Rusia setelah mendapatkan penghargaan Tingkat Dunia International mengakui baru di publikasikan ke Media Cetak, Online dan Televisi agar bermanfaat untuk Dunia,” papar Jafar.

Muhamad Jafar memohon dukungan Donatur dan Sponsor agar dapat membantu diri nya mengikuti Kompetisi secara ilmiah tetang terkait penemu Virus Corona di Tinggkat Dunia di Amerika dan Rusia , semoga dapat mengharumkan nama Bangsa Indonesia serta dapat merebut meraih Juara di Tinggkat Dunia demi Bangsa Indonesia serta tidak kalah bersaing di Dunia Kesehatan,” pungkasnya.

Iwan Hammer