Ratusan mama mama Asmat ikut sosialisasi Hidup sehat dan pemberian makanan tambahan ,Ini tujuannya ?

100

Alakomai.com
Asmat-Ratusan Mama-mama Asmat, Papua, mengikuti Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Aula Ja Asamanam Apcamar,Agats,
Kamis (12/3).

Sosialisasi yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Asmat bersama segenap organisasi perempuan, dalam rangka menyambut HUT R.A Kartini ke 141 yang jatuh pada 21 April mendatang.

Hadir dalam sosialisasi ini Ketua TP-PKK Asmat Orpa Susana Kambuaya Kambu.

Kabid DPPKB Asmat Maryam Silaratubun menyampaikan, sosialiasi hidup bersih dan pemberian makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil itu, demi memperkuat pemahaman mama-mama Asmat dalam merawat dirinya bersama anak balitanya dengan baik.

Olehnya itu, sebelum HUT R.A Kartini, program seperti ini digelar sebagai wujud refleksi bahwa perempuan harus kuat, dan mampu menghadapi segala persoalan dalam kehidupanya sehari-hari.

“Fokus program ini adalah mendorong mama Asmat harus hidup sehat, maupun merawat anaknya secara teratur seperti cara memandikannya, cara makan dan minumnya dan lain sebagainya,” ungkap Maryam.

Ia mengakui, tantangan perempuan khusunya di Asmat salah satunya belum memahami betul peran dan fungsinya, contohnya seperti merawat diri mapun merawat anak-anak.

“Atas dasar inilah DPPKB Asmat bersama organisasi perempuan terus bergerak mendampingi mama-mama setempat untuk mengingatkan kepada mereka. Sehingga mama-mama dapat hidup sehat dan generasi muda yang lahir dan berkembang nantinya mendapatkan perlakuan yang baik dan benar,” paparnya.

Seperti penyebab perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Maryam yang juga selaku tokoh perempuan di Asmat ini mengajak kepada seluruh jajaran organisasi perempuan agar masalah-masalah perempuan perlu diperhatikan serta dibijaki.

“Hal ini juga untuk mengurangi masalah-masalah perempuan yang mengakibatkan keretakan hidupnya, sehingga menyebabkan bunuh diri dan lain-lain,” ujarnya.

Laporan : Arjuna Wiwaha
Kabiro Papua