Sehat pergi Kebun pulang jadi Mayat Muh Guntur diduga tersambar petir

129

Bone-Alakomai.com
Setiap mahluk hidup yang bernyawa
Akan kembali ke pangkuan Sang ilahi
Jodoh,Resky dan kematian adalah kuasanya
Innalilahi wainnailaihi ilahi Rojium

Pada hari ini Rabu tanggal 26 Februari 2020 sekitar pkl.15.30 Wita telah di temukan sesosok mayat di areal kebun warga Lingkungan Samaenre Kel. Tanete Kec.Cina Kab. Bone
Adapun identitas korban meninggal yaitu:
Muh.Guntur Bin Paturungi,62 Tahun
Pekeejaan Petani
Alamat : Dusun Bulu Dua Desa Tanete Harapan Kec. Cina Kab Bone

Adapun
luka Yang di temukan di tubuh korban:
-Luka terkelupas/melepuh di sekujur perut sampai dada,lengan kiri dan kanan
-luka gores di leher sebelah kanan kurang lebih 10 cm

Saksi- saksi:
Saksi pertama
( saksi yang pertama menemukan mayat)
Yasir 35 tahun,swasta
Lingkungan Samaenre Kel. Tanete Kec. Cina Kab. Bone

Saksi Dua
Berri 45 Petani
Lingk samaenre Kelurahan Tanete Kec. Cina Kab. Bone

Rabu tanggal 26 Februari 2020 sekitar pukul 08.00wita Almarhum Muh.Guntur meninggalkan rumah menuju ke kebunnya di Lingkungan samaenre kelurahan Tanete kec. Cina kab. Bone

Cuaca saat itu hujan disertai mendung dan petir yang menggelegar
sekitar pkl.15.30 wita saksi pertama Yasir pada saat itu hendak mengambil rumput gajah dan hendak memindahkan sapinya namun melihat dan menemukan seseorang yang tergeletak di tanah pada posisi terlentang sekitar jarak 5 meter dan melihat dengan jelas bahwa orang tersebut adalah Muh.guntur namun saksi pertama (Yasir) tidak berani mendekat sehingga kembali ke kampung untuk minta bantuan setelah bantuan datang dan hendak memberikan pertolongan pertama ternyata orang tersebut
(Muh Guntur ) sudah tidak bernyawa sehingga saksi dan warga di TKP mengevakuasi mayat kerumah kerabatnya di lingkungan samaenre dan menghubungi keluarganya yang ada di Dusun buludua untuk di bawa ke rumah duka di bulu dua.

Kapolsek Cina AKP H.Abd.Rahim S.Sos
Langsung perintahkan Anggotanya turun ke ke TKP Dan mencari Saksi Saksi serta mencatat semua data data kejadian

Dugaan sementara menurut pengakuan saksi pertama ( Yasir ) warga lingkungan Samaenre bahwa almarhum meninggal karena tersambar petir kebetulan pada saat itu cuaca lagi gerimis dan kilat/petir.
keluarga korban menolak untuk di Otopsi.

Sumber Polsek cina

Redaksi